China menegaskan akan menolak semua
aturan panel arbitrasi PBB tentang klaimnya atas wilayah Laut ChinaSelatan.
Saat ini, negara itu terlibat sengketa perbatasan dengan sejumlah negara Asia.
Perwira tinggi angkatan Laut Cina,
Laksamana Sun Jianguo, meminta negara-negara lain yang tidak punya klaim di
Laut ChinaSelatan agar tidak mencampuri urusan itu. Hal itu disampaikannya hari
Minggu (05/06) pada konferensi keamanan regional Shangrila di Singapura.
Laksamana Sun secara tidak langsung menunjuk pada Amerika Serikat dan
Australia-
"Kami tidak membuat masalah,
tapi kami juga tidak takut," kata Sun, yang juga wakil kepala staf militer
di Kementerian Pertahanan. "China tidak akan menerima putusan arbitrase,
dan tidak akan membiarkan pelanggaran apapun pada kedaulatan dan keamanan kami,
dan kami tidak akan tinggal diam," kata dia.
Panel arbitrase sengketa Laut ChinaSelatan
akan digelar beberapa minggu depan di Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda.
Gugatannya diajukan oleh Filipina, yang mempertanyakan keabsahan politik
perbatasan Chinaberdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut.
Tentara Chinaberjaga di Spratly
Islands, February 2016
Pada konferensi yang sama, Menteri
Pertahanan Amerika Serikat Ash Carter mengatakan, putusan panel arbitrase PBB
akan menjadi "kesempatan baik bagi Chinadan seluruh kawasan untuk
membentuk masa depan yang berprinsip pada diplomasi dan untuk menurunkan
ketegangan.
Ketegangan di Laut China Selatan
diduga akan memicu naiknya anggaran pertahanan di kawasan Asia-Pasifik sampai
seperempatnya hingga akhir dekade ini, demikian laporan yang dirilis lembaga
konsultasi pertahanan IHS Jane pekan lalu.
Anggaran pertahanan di kawaan Laut ChinaSelatan
diprediksikan akan naik dari US$ 435 miliar tahun lalu menjadi US$ 533 miliar
pada tahun 2020. Belanja militer global juga akan bergeser dari Eropa Barat dan
Amerika Utara ke arah pasar negara-negara berkembang, terutama di Asia, kata
laporan itu.
Pangkalan Militer Chinadi Laut ChinaSelatan
Pesawat Pembom di Spratly?
Sejak
pertengahan 2014 militer Chinasibuk memperluas "Fiery Cross Reef" di
tepi barat kepulauan Spratly. Pakar di "Centre for International and
Strategic Studies" di Washington dan Asia Maritime Transparency Initiative
meyakini, negeri tirai bambu itu tengah membangun pangkalan udara sepanjang
tiga kilometer. Landasan sepanjang itu mampu menampung pesawat pembom jarak
jauh tipe H-6 milik China
"Sejumlah negara pantai di Laut
ChinaSelatan tampaknya menanggapi sikap Chinadengan lebih tegas, dan tidak ada
tanda-tanda tren ini akan segera berakhir," kata Craig Caffrey dari IHS
Jane.
Anggaran pertahanan Chinatahun lalu
mencapai US$ 146 miliar. Pertumbuhan ekonomi memang melambat, tapi anggaran
pertahanan diperkirakan akan terus naik mencapai sekitarUS $ 233 miliar pada
tahun 2020.
Anda berminat les privat bahasa mandarin hubungi
XL : 087853300091
FLEXI : 031-83809482
PIN
BB
: 542D2541
PIN
BB : 2619E4DB
DAFTAR
HARGA LES PRIVAT BAHASA MANDARIN DENPASAR
1 orang 560.000/bulan
2-3 Orang 840.000/bulan
4-5 Orang 1.200.000/bulan
6-7 Orang 1.400.000/bulan
8-9 Orang 1.440.000/bulan
SEBULAN
8 KALI SEMINGGU 2 KALI SEKALI PERTEMUAN 65-85 MENIT
ANDA BERMINAT LES PRIVAT
BAHASA MANDARIN
XL :
087853300091
PIN
BB
: 542D2541
LINE :
young_bastian
INSTAGRAM : HUANGKUNYANG
Tidak ada komentar:
Posting Komentar